Materi Matematika SD Kelas 6 : Operasi Hitung Bilangan Bulat
Operasi Hitung Bilangan Bulat
- Penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat
Cara penjumlahan bilangan bulat adalah sebagai berikut :
- Jika kedua bilangan tandanya sama, maka :
- Tanda hasil penjumlahan sama dengan tanda kedua buah bilangan
- Hasilnya sama dengan penjumlahan kedua bilangan tersebut.
Contoh soal :
- Hasil dari 15 + 15 = 30
- Hasil dari -14 + (-20) = – 34
- Jika kedua bilangan tandanya berbeda, maka:
- Tanda hasil penjumlahan, sama dengan tanda bilangan terbesar dalam penjumlahan tersebut.
- Hasil sama dengan selisih antara bilangan terbesar dengan bilangan terkecil dalam penjumlahan tersebut
Contoh soal :
- Hasil dari – 24 + 12 =
Untuk soal di atas ini silahkan baca kembali keterangan 2(a), bahwa tanda hasil penjumlahan sama dengan tanda bilangan terbesar dalam penjumlahan tersebut. (Bilangan yang terbesar dalam penjumlahan tersebut adalah (-24) maka hasilnya pun pasti (–) /negatif). Kemudian perhatikan lagi 2(b)-nya. Hasilnya sama dengan selisih antara penjumlhan dua bilangan tersebut = 24 – 12 = 14. Maka jika digabungkan dengan 2(a) dan 2(b) hasilnya jadi -12.
- Hasil dari 85 – (-35) + (-45) =
Untuk soal seperti di atas, kerjakan terlebihdahulu dari sebelah kiri. Yaitu 85 – (-35) diubah menjadi 85 + 35 = 120 tinggal dikurangi dengan – 45. Menjadi seperti berikut 120 – 45 = 75
Contoh soal cerita :
Menurut prakiraan cuaca, suhu di Kelurahan Bonto Mate’ne adalah 300C, sedangkan suhu di Kelurahan Segeri (-10)0C, selisih suhu dari kedua Kelurahan tersebut adalah….
Untuk menyelesaikan soal di atas maka perlu diuraikan terlebih dahulu konsep penghitungannya menjadi sebagai berikut :
Selisih suhu = Suhu Kelurahan Bonto Mate’ne – Suhu Kelurahan Segeri
Selisih suhu = 300C – (-100C)
= 30 + 10
= 400C
- Perkalian dan pembagian bilangan bulat
Pada dasarnya perkalian bilangan bulat hampIr sama dengan perkalian bilangan cacah. Namun pada perkalian bilangan bulat terdapat aturan perkalian tanda dengan tententun :
(+) X (+) = (+)
(+) X (-) = (-)
(-) X (+ = (-)
(-) X (-) = (+)
Dalam operasi pembagian bilangan bulat juga berlaku suatu aturan, sebagai berikut :
(+) : (+) = (+)
(+) : (-) = (-)
(-) : (+) = (-)
(-) : (-) = (+)
- Operasi hitung campuran pada bilangan bulat
Untuk mengerjakan operasi hitung campuran bilangan bulat, perlu diperhatikan urutan pengerjaannya sebagai berikut :
- Kerjakan operasi hitung yang terdapat dalam tanda kurung terlebih dahulu.
- Jika dalam operasi hitung terdapat operasi penjumlahan dan pengurangan, kerjakan dulu operasi hitu yang paling depan (sebelah kiri)
- Jika dalam perasi hitung campuran terdapat operasi hitung perkalian dan pembagian, kerjakan dulu operasi hitung yang paling depan (sebelah kiri)
- Kerjakan perkalian atau pembagian terlebih dahulu sebelum penjumlahan dan pengurangan.
Contoh soal :
- 34 x (-24) – (-4) = -816 – (-4)
= -816 + 4
= – 812
- (-75) : (-5) – (-13) = 5 – (-13)
= 5 + 13
= 18
PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT
- Bil. bulat positif + Bil. bulat positif hasilnya adalah Bil. bulat positif
Contoh : 9 + 4 = 13
- Bil. bulat negatif + Bil. bulat negatif hasilnya Bilangan bulat negatif
Contoh : – 12 + (- 6) = (-18)
- Bil. bulat positif + Bil. bulat negatif hasilnya bisa Bil.bulat positif atau negative
- Bil. bulat negatif + Bil. bulat positif hasilnya bisa Bil.bulat positif atau negatif
Nah, untuk poin 3 dan 4 langkah penyelesaiannya sebagai berikut
– Cari selisih kedua bilangan
– Bilangan mana yang lebih besar ( positif atau negatif)
– Beri tanda hasil penjumlahan dengan tanda yang sama dengan bilangan yang lebih besar
Contoh 1:
10 + (- 6) = …
selisih 10 dan 6 adalah 4
10 lebih besar dari 6, dan 10 tandanya positif, maka hasilnya positif
jadi, 10 + (- 6) = 4
Contoh 2 :
7 + (- 12) = ….
selisih 12 dan 7 adalah 5
12 lebih besar dari 7, dan 12 tandanya negatif, maka hasilnya negatif
jadi, 7 + (- 12) = – 5
Contoh 3:
(-15) + 9 = …
selisih 15 dan 9 adalah 6
15 lebih besar dari 9, dan 15 tandanya negatif, maka hasilnya negatif
jadi, -15 + 9 = – 6
Contoh 4:
(-18) + 30 = …
selisih 30 dan 18 adalah 12
30 lebih besar dari 18, dan 30 tandanya positif, maka hasilnya positif
jadi, -18 + 30 = 12
PENGURANGAN BILANGAN BULAT
Operasi pengurangan bilangan bulat dapat diubah menjadi operasi penjumlahan dengan lawan bilangan dari bilangan pengurangnya
– Lawan suatu bilangan
Contoh : 5 lawannya (-5);
(-12) lawannya 12;
(-7) lawannya 7;
9 lawannya (-9)
Sekarang perhatikan contoh pengurangan bilangan bulat berikut :
1. 9 – 4 = 9 + (-4) = 5
2. 9 – 19 = 9 + (-19) = -10
3. (-12) – (- 6) = -12 + 6 = -8
4. 10 – (- 6) = 10 + 6 = 16
5. (-10) – 40 = (-10) + (-40) = – 50
PERKALIAN BILANGAN BULAT
1. Bil. bulat positif x Bil. bulat positif hasilnya Bil. bulat positif
Contoh : 9 x 4 = 36
2. Bil. bulat negatif x Bil. bulat negatif hasilnya Bilangan bulat positif
Contoh : – 12 x (- 6) = 72
3. Bil. bulat positif x Bil. bulat negatif hasilnya Bil.bulat negatif
Contoh : 8 x (- 7) = (-56)
4. Bil. bulat negatif x Bil. bulat positif hasilnya Bil.bulat negatif
Contoh : (-5) x 9 = (-45)
PEMBAGIAN BILANGAN BULAT
1 Bil. bulat positif : Bil. bulat positif hasilnya Bil. bulat positif
Contoh : 72 : 8 = 9
2. Bil. bulat positif : Bil. bulat negatif hasilnya Bilangan bulat negatif
Contoh : 120 : (- 10 ) = -12
3. Bil. bulat negatif : Bil. bulat positif hasilnya Bil.bulat negatif
Contoh : (-64) : 4 = – 16
4. Bil. bulat negatif : Bil. bulat negatif hasilnya Bil.bulat positif
Contoh : (-75) : (-25) = 3
sumber:SD Negeri Segeri